lagi, nestapa gulana di lorong sakit
aroma kimiawi dan pilu mengancam mati
gadis kecil tak tau arah kesana kemari
mulutnya komat kamit menyebut mantra
sambil digenggamnya tiang dunia
merapalkan harapan tidak kehilangan
tuhan, kehendak-Nya adalah terbaik
ditinggalkan pun rupanya yang terbaik
mulutnya jadi terbungkam
sebab saksikan kehilangan
aroma kimiawi terakhir
sebelum semua berakhir
Madiun, 17 Mei 2024
Komentar
Posting Komentar