Rasanya, hidup yang sedang dijalani banyak diisi dengan keluhan. Menangis, menggerutu, dan menyalahkan keadaan. Merasa paling malang dibandingkan manusia seantero bumi. Padahal, belum tentu menjadi manusia paling menyedihkan se dunia.
Kemudian, tertampar tatkala tidak sengaja membaca sebuah postingan. Sesuatu menyedihkan sedang diberitakan. Seorang kurir meninggal dunia karena kelelahan. Aih, seram sekali. Karena beban kerja berlebih, hingga letih melilit sakit. Kemudian, tumbang sebab raga tak mampu menahan lagi.
Demi sesuap nasi, hingga akhirnya mengorbankan nyawa. Semoga Allah memberinya surga. Sebab, ia dipanggil tatkala sedang bekerja.
Tertampar hati ini. Banyak sekali mengeluh. Merasa materi yang dimiliki kurang, bahagia tak sepenuhnya, lelah belajar, dan lain sebagainya. Gaya hidup yang hedon. Makan harus tiga kali sehari dengan lauk ayam ataupun ikan. Padahal, di luar sana masih banyak yang cukup sekadar meneguk segelas air, ataupun menyendok sesuap nasi.
Astaghfirullah.
Semoga kita senantiasa menjadi orang yang bersyukur atas apa yang dimiliki sekarang. Tidak banyak mengeluh dan menjalani dengan sebaik mungkin.
Komentar
Posting Komentar